Senin, 27 Januari 2020

Soal TPA Bappenas ITB

Soal TPA Bappenas ITB




Soal TPA Bappenas ITB – Institut Teknologi Bandung (ITB), didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Kali ini kami akan membahas mengenai TPA Bappneas ITB. Jadi, TPA Bappenas adalah standard TPA yang dipakai oleh ITB sebagai salah satu syarat untuk mendaftar S2. Syarat skor minimal TPA Bappenas ITB adalah 475.


TPA Bappenas ini rutin dilaksanakan di Jakarta pusat setiap 2 minggu sekali (untuk jadwal pastinya silahkan cek website Bappenas), tapi saat ini di ITB pun juga sudah bekerja sama dengan Bappenas untuk melaksanakan TPA Bappenas ITB.


Soal TPA Bappenas ITB
Kali ini kami akan membagikan Soal TPA Bappenas ITB

Bagian 1 : Persamaan Kata (Sinonim)
Petunjuk : Carilah persamaan arti atau yang memiliki arti yang sama dari kata-kata berikut:
  1. Friksi
A.Membelah
B.Melepaskan
C.Perpecahan
D.Putus Asa
E.Penggabungan
  1. Rancu
A.Canggung
B.Jorok
C.Kacau
D.Tidak wajar
E.Semu
  1. Virtual
A.Maya
B.Impian
C.Nyata
D.Virgin
E.Hiponema
  1. Semiotika
A.Ilmu tentang tanda
B.Ilmu seni
C.Ilmu bahasa
D.Bahasa simbol
E.Ungkapan kata
  1. Renovasi
A.Pemagaran
B.Pemugaran
C.Pembongkaran
D.Peningkatan
E.Pemekaran

Bagian 2 : Lawan Kata (Antonim)
Petunjuk : Carilah kebalikan arti atau yang memiliki arti yang berlawanan dari kata-kata berikut:
  1. Apriori
A.Unggulan
B.Tidak Istimewa
C.Proporsi
D.Prioritas
E.Aposteriori
  1. Absurd
A.Omong kosong
B.Istilah terkini
C.Mustahil
D.Tak terpakai
E.Masuk akal
  1. Paradoksal
A.Berseberangan
B.Sejalan
C.Kesempatan
D.Perumpamaan
E.Hubungan
  1. Prominen
A.Konsisten
B.Biasa
C.Tak setuju
D.Konsekuen
E.Perintis
  1. Utopis
A.Komunis
B.Realistis
C.Agamis
D.Sosialis
E.Demokratis

Bagian 3 : Padanan atau Hubungan Kata
(Analogi)
  1. Air : Es = Uap : …
A.Salju
B.Es
C.Air
D.Hujan
E.Embun 
  1. Hujan : Kekeringan = … : … : …
A.Api : kebakaran
B.Penuh : sesak
C.Panas : api
D.Lampu : gelap
E.Angin : dingin
  1. Rekan : Rival = … :…
A.Pendukung : penghambat
B.Dermawan : serakah
C.Dokter : pasien
D.Adat : istiadat
E.Tradisonal : kontemporer


  1. Pakaian : Lemari = … : …
A.Gelap : lampu
B.Kepala : rambut
C.Rumah : atap
D.Air : ember
E.Api : panas
  1. Hewan : Senapan : Berburu = … : … : …
A.Tanah : petani : sawah
B.Nasi : sendok : makan
C.Meja : kursi : duduk
D.Halaman : ibu : masak
E.Beras : nasi : jemur


Bagian 4 : Test Deret Seri
  1. Seri bilangan 5 – 10 – 8 – 24 – 21 – 84 ….
A.80
B.81
C.168
D.252
E.336
  1. Seri bilangan 25 – 13 – 21 – 20 – 18 – 32 – 31 – 23 – 27 – 26 – 28 –….
A.43
B.42
C.40
D.39
E.38
  1. Seri bilangan 90 – 84 – 82 – 84 – 78 – 76 – 78 ….
A.68
B.58
C.76
D.72
E.60
  1. Seri bilangan 31 – 55 – 61 – 34 – 56 – 59 – 37 – 57 – 57 – 40 – 58 – ….
A.53
B.55
C.57
D.58
E.60
  1. Seri bilangan 7007 – 7106 – 7105 – 7205 – 7204 – 7305 – 7304 – ….
A.7306
B.7405
C.7406
D.7408
E.7506


Bagian 5 : Test Aritmatika
  1. Jika x = p.1.1, dan y = p+1+1, (p = bilangan positif), maka…
A.x > y
B.x < y
C.x = y
D.x dan y tidak bisa ditentukan
E.2x > 2y
  1. Jika x3 – 43 = 300, dan y + 5x = 42, maka…
A.x > y
B.x < y
C.x = y
D.x dan y tidak bisa ditentukan
E.2x > 2y
  1. Jika x = -(66), dan y = (-6)6, maka….
A.x > y
B.x < y
C.x = y
D.x dan y tidak bisa ditentukan
E.2x > 2y
  1. Jika x = 156788 – 156788/2, dan y = 156788/2, maka…
A.x > y
B.x < y
C.x = y
D.x dan y tidak bisa ditentukan
E.2x > 2y
  1. Jika angka 3 dalam bilangan 453689 bernilai 3.10x, dan y = 5x/25, maka…
A.x > y
B.x < y
C.x = y
D.x dan y tidak bisa ditentukan
E.2x > 2y
  1. Sebuah buku disewakan dengan harga Rp.1.000 untuk 3 hari pertama dan untuk selanjutnya Rp. 600 setiap hari. Jika penyewa buku tersebut membayar Rp. 11.800 untuk sebuah buku, berapa harikah buku tersebut disewanya ?
A.15
B.18
C.20
D.21
E.24
  1. Nadia hendak membeli sepatu dan gaun dengan membawa uang sebesar Rp 363.000,-. Harga sepatu di toko A adalah Rp. 210.000,- dengan diskon 35 % dan harga celana adalah Rp. 85.000,- dengan diskon 15 %. Uang sisa pembelian sepatu dan celana adalah …
A.Rp. 145.750,-
B.Rp. 154.250,-
C.Rp. 155.750,-
D.Rp. 144.250,-
E.Rp. 145.250,-
  1. Sebuah lonceng jam berbunyi setiap 35 menit sekali. Lonceng tersebut berbunyi untuk pertama kali pada tengah malam. Pada malam yang sama, berapa menit lagikah lonceng tersebut akan berbunyi setelah pukul 04.12 ?
A.7
B.9
C.14
D.19
E.28
  1. Sebuah sepeda memiliki roda berjari-jari 21 cm. Jika roda berputar sebanyak 2.500 kali, maka panjang lintasan lurus yang dilaluinya adalah …
A.1,65 Km
B.3,3 Km
C.33 Km
D.330 Km
E.16,5 Km
  1. Seekor burung berkicau setiap 14 menit dan sebuah bell berdering setiap 12 menit. Jika burung dan bell berbunyi bersama-sama pada pukul 12 siang maka pukul berapakah mereka pertama kali berbunyi setelah pukul 12 siang tadi?
A.14:48
B.14:24
C.13:54
D.13:24
E.12:42


Bagian 7 : Tes penalaran logis
  1. Tidak ada dua perhiasan berlian yang mempunyai kilau yang sama. Cincin X dan Y terbuat dari berlian. Kesimpulan:
A.Hanya cincin X dan Y yang berbeda kilaunya
B.Cincin berlian X dan Y mempunyai kilau yang berbeda.
C.Semua cincin berlian memiliki kilau yang berbeda dengan cincin X dan Y
D.Ada cincin berlian selain cincin X dan Y yang memiliki kilau.
E.Semua perhiasan yang sama bentuk dengan cincin X dan Y pasti berkilau.
  1. Hanya barang-barang dari plastik yang dijual di toko Kurnia. Tekstil terbuat dari bahan dasar kapas. Kesimpulan:
A.Barang plastik hanya dijual di toko Kurnia
B.Semua barang di toko Kurnia bahan dasarnya plastik
C.Tidak ada tekstil yang dijual di toko kurnia.
D.Toko kurnia menjual barang dari kapas dan plastik.
E.Di toko Kurnia terdapat segalam macam barang .
  1. Olahraga adalah aktivitas yang selalu dilakukan Badu setiap hari. Hari ini Badu sakit kepala. Kesimpulan:
A.Hari ini Badu tidak berolah raga
B.Kewajiban Badu setiap hari adalah berolahraga kecuali bila sakit
C.Hari ini Badu berolahraga walaupun sakit kepala
D.Hampir setiap hari Badu sakit kepala.
E.Badu tidak suka olah raga saat sakit
  1. Noda hitam akan tampak jelas pada pakaian putih. Noda putih akan tampak jelas pada pakaian hitam. Deterjen dapat digunakan untuk menghilangkan noda. Kesimpulan:
A.Noda pada pakaian akan tampak jelas.
B.Tidak mungkin segumpal detergen dapat menghilangkan noda.
C.Detergen membuat noda putih tampak tidak jelas pada pakaian hitam bernoda putih.
D.Tidak mungkin hitam menjadi putih
E.Deterjen menimbulkan noda.
  1. Andini selalu pergi berwisata di akhir pekan. Tidak semua tempat wisata terletak di luar kota Kesimpulan:
A.Andini selalu pergi berwisata di luar kota
B.Andini tidak suka berwisata di luar kota
C.Kadangkala Andini berwisata di dalam kota
D.Kadangkala Andini tidak berwisata di akhir pekan
E.Tempat wisata lebih banyak terletak di dalam kota.

Itulah Contoh Soal TPA Bappenas ITB. Tes Potensi Akademik (TPA) itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Untuk menghadapi tes TPA ini Anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih contoh soal tes TPA. Selain dengan perbanyak latihan mengerjakan soal tes potensi akademik, Anda bisa juga mengikuti Pelatihan Tes Potensi Akademik.

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. 

 Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang


http://bit.ly/pelatihantpainfo





Soal TPA Bappenas ITB

Selasa, 14 Januari 2020

Contoh TPA Bappenas PDF


Contoh TPA Bappenas PDF





Contoh TPA Bappenas PDF – Dibawah ini adalah Contoh TPA Bappenas Pdf yang bisa Anda download secara GRATISS
Tes potensi akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN.


Bahkan kenaikan jabatan setingkat manager di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Adapun Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki 3 jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, dan tes logika.
  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (Persamaan kata), antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka mengukur kemamuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berfikir terstruktur, dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram.
Cara paling EFEKTIF dan JITU dalam menghadapi TPA Bappenas adalah dengan mempelajari langsung soal-soal sebelumnya. Dengan sering mempelajari dan latihan soal TPA Bappenas kita akan terbiasa melihat bentuk, pola soal TPA Bappenas serta tingkat kesulitannya seperti apa.

Silahkan Download TPA Bappenas Pdf berikut ini :


Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

 
Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.



Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?
Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.


Materi Pelatihan & Instruktur
Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatarbelakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.


Tempat & Waktu
Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.
Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan hubungi kami 0821 4324 7049) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB
Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang


http://bit.ly/pelatihantpainfo





Contoh TPA Bappenas PDF

Senin, 06 Januari 2020

Fungsi TPA Bappenas


Fungsi TPA Bappenas




Fungsi TPA BappenasTes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.


Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.
Perlu anda ketahui bahwa Tes Potensi Akademik ini memiliki beberapa fungsi TPA Bappenas kita, antara lain adalah :
  1. Untuk Mengetahui Kemampuan Akademis
Sesuai dengan namanya, manfaat tes potensi akademik berfungsi untuk mengukur sejauh mana kemampuan akademik seseorang terutama pada 4 aspek penting yaitu, bahasa, matematika, logika dan gambar. Dengan begitu kita akan mengetahui seberapa persen kemampuan kita di bidang akademik.
  1. Mempermudah Instansi Menyaring Anggota Baru
Pada umumnya tes potensi akademik dilakukan untuk penyaringan anggota baru. Contohnya adalah SBMPTN untuk masuk Universitas Negeri, hal ini memudahkan universitas melihat dan menyaring mahasiswa mana yang pantas untuk masuk universitas tersebut. Selain itu CPNS juga harus melewati tes potensi akademik untuk menentukan pantas atau tidaknya mereka jadi Pegawai Negeri Sipil.
  1. Untuk Mengetahui Bakat dan Minat
Tes potensi akademik juga bisa digunakan untuk mengetahui bakat dan minat. Dia lebih condong kemana, sain, sosial atau bahasa. Biasanya kegiatan ini dilakukan saat SMA yaitu saat penjurusan. Hasil dari tes potensi akademik bisa dijadikan patokan untuk menempatkan siswa di tempat yang benar.
  1. Melatih Kecepatan
Proses tes potensi akademik dilakukan dengan pemberian waktu, jadi 4 jenis soal yang ada di tes tersebut harus selesai dalam kurun waktu terntu. Dengan begitu kita akan terbiasa bekerja dengan cepat. Karena bila kita tidak berusaha untuk bekerja cepat kita akan tertinggal dan hasilnyapun tidak sesuai dengan harapan kita.
  1. Mengasah Otak
Soal yang ada di dalam tes potensi akademik memang simple tapi mengecoh. Selain itu soalnya juga kompleks dan variatif. Hal ini membuat kita berfikir secara sungguh-sungguh. Kita harus memilih jawaban yang paling benar. Hal ini mampu meningkatkan kemampuan otak.
  1. Melatih Konsentrasi
Dalam mengerjakan soal tes potensi akademik kita diwajibkan untuk berkonsentrasi. Soal yang disajikan perlu pemikiran yang efektif untuk mendapatkan hasil yang baik. Jika konsentrasi kita hilang sejenak saja, maka kita akan kehilangan memontum mengerjakan soal potensi akademik. Dengan melakukan tes ini sama halnya dengan melatih dan mempertajam konsentrasi kita.
  1. Menjauhkan dari Sifat Ceroboh
Mungkin kita masih bingung dan tidak yakin bahwa tes potensi akademik mampu menghilangkan sifat ceroboh. Memang benar tes potensi akademik mampu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari sifat kecerobohan. Buktinya saat pelaksanaan SBMPTN, sistem penilaiannya jika benar 3 poin, tidak di isi 0, jika salah -1. Di sini kita benar-benar harus berfikir terlebih dahulu sebelum mengisi jawaban.
Pengerjaan soal TPA berbeda dengan ujian lain yang kalau kita tidak bisa tinggal mencontreng salah satu jawaban dengan memakai feeling, namun jika dalam TPA anda ragu maka tidak usah di isi. Dengan begitu kita akan terbiasa untuk berhati-hati dan tidak gegabah atau ceroboh.
  1. Melatih Kejujuran
Tes potensi akademik dalam pelaksanaannya bisa melatih kita untuk selalu berbuat jujur. Selain ada pengawas, kita juga tidak sempat menoleh kesana kemari karena waktu yang disediakan terbatas. Sehingga mau tidak anda harus fokus dan memikirkan kerjaan kita tanpa bisa mencontek orang lain. Dengan hal inilah kejujuran kita akan terbentuk.
  1. Membangun Kepercayaan Diri
Proses pengerjaan tes potensi akademik bisa membuat kepercayaan diri kita bertambah. Tadi sudah disinggung tentang saat tes dilakukan kita tidak bisa mencontek bahkan menolehkan kepala saja tidak bisa. Hal ini membuat anda harus percaya pada diri anda sendiri. Yang paling penting adalah kita harus selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan mencontek karena belum tentu jawaban orang lain atau teman anda benar.
  1. Memperoleh suatu pengalaman
Terlepas dari lulus atau gagalnya tes, anda akan mendapat suatu pengalaman yang berharga. Ketika anda ingin melakukan tes potensi akademik lagi sudah tidak bingung atau canggung. Kita sudah punya pengalaman mengerjakan soal tes potensi akademik.
  1. Menjadi Evaluasi Bagi Kita
Dengan melakukan tes potensi akademik, kita akan mengetahui seberapa kemampuan kita di bidang akademis. Selain itu dengan melakukan tes potensi akademik kita bisa tahu bakat dan minat kita terletak dimana, kita kuatnya pada bidang apa. Selain itu saat kita gagal dalam tes, maka kita akan instropeksi diri kita apa yang kurang dari kita dan kita akan terus belajar dengan tujuan untuk lulus dalam tes potensi akademik berikutnya.

Inilah beberapa fungsi TPA Bappenas bagi kita. Namun hasil tes potensi akademik sangat dipengaruhi oleh pelaksananya. Jika kita dalam kondisi yang baik dan benar-benar mengerjakannya maka hasil itu akan relevan dengan kemampuan anda. Namun jika kita mengerjakannya asal-asalan maka hasil dari tes potensi akademik tidak akan sesuai dengan kemampuan kita.



Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang




Fungsi TPA Bappenas